Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Diskominfo Kukar mengutus timnya untuk mengikuti Workshop Mukernas Persada ID ke-5 yang digelar di Sanur Bali. Tim tersebut terdiri dari tiga orang, yaitu Hermawan, Heriyanto, dan Rusna Jemain. Mereka berdiskusi dengan narasumber dari berbagai bidang tentang tantangan dan peluang sistem penyiaran Indonesia di era digital.
Tim Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berangkat ke Sanur Bali untuk mengikuti Workshop Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Persatuan Radio TV Publik Daerah (Persada ID) Seluruh Indonesia. Workshop ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada 31 Oktober-1 November 2023.

Tim Diskominfo Kukar yang terdiri dari Pranata Humas Ahli Muda Urusan SDKP Diskominfo Hermawan, Pengolah Data Heriyanto, dan Pengelola Data Rusna Jemain bertemu dengan sejumlah narasumber dari berbagai bidang yang terkait dengan sistem penyiaran Indonesia. Mereka mendapatkan berbagai informasi dan masukan tentang bagaimana menghadapi perubahan yang terjadi akibat disrupsi digital.
Salah satu media yang dimiliki oleh Diskominfo Kukar adalah LPPL Radio Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang berada di 100.6 FM. LPPL ini memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat Kukar.
“Workshop ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pelaku LPPL. Kami mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman dari narasumber yang kompeten di bidangnya,” ujar Hermawan, Kamis (2/11/2023).
Beberapa narasumber yang hadir dalam workshop ini antara lain Wakil Sekjen 1 Indonesia Persada ID Rita Triana, Head of Creative Production Indonesia Indokator Santika Saraswati Pribadi, Ahli Media Analis Kebijakan/Wakil Tim Kerja Bidang Anov Kepatuhan Perijinan Adityawarman, Kadis Kominfo Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, dan perwakilan dari Rumah Perubahan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPP) Masduki, Darmanto, dan Paulus Widianto.
Sementara itu, Rusna Jemain mengaku senang bisa mengikuti workshop ini. Dia mengatakan bahwa workshop ini memberinya inspirasi untuk meningkatkan kreativitas dan kualitas produksi siaran LPPL.
“Kami belajar banyak dari narasumber tentang bagaimana membuat konten yang menarik dan bermanfaat bagi publik digital. Kami juga melihat contoh-contoh karya dari LPPL lain yang sudah sukses beradaptasi dengan era digital,” kata Rusna.
Rusna berharap LPPL Radio Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bisa terus berkembang dan berinovasi. Dia juga berharap LPPL bisa menjadi media yang dicintai dan dihargai oleh masyarakat Kukar.
“Kami ingin LPPL menjadi jembatan komunikasi interaktif yang membangun konektivitas hati dan pikiran sebagai satu bangsa. Kami ingin LPPL menjadi bagian dari ketahanan informasi yang tidak terpisahkan dari sistem ketahanan nasional dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkasnya. (ADV/ Diskominfo Kukar)