Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegahara (Kukar) terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui kerja sama dengan berbagai pihasan. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Bupati Kukar, Edi Damansyah, dan perwakilan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementerian Pertanian RI) di Kantor Bupati Kukar.
Dalam pertemuan tersebut, membahas strategi optimalisasi lahan sawah yang mencakup kolaborasi dengan Kodim 0906 Kukar dan Kodim 0908 Bontang, serta dukungan infrastruktur pertanian guna meningkatkan luas tanam dan hasil produksi.
“Kami berdiskusi tentang bagaimana mengoptimalkan kerja sama dalam mengelola dan meningkatkan produktivitas lahan,” ujar Edi Damansyah.
Kementerian Pertanian RI juga menyampaikan data hasil pemantauan satelit yang menunjukkan bahwa luas tanam di Kukar masih tergolong rendah. Namun, data ini perlu dikonfirmasi langsung di lapangan.
“Kami telah menjalankan program serupa dalam empat tahun terakhir dengan menggandeng TNI, khususnya dalam pembangunan infrastruktur pertanian,” tambah Edi.
Program ini mencakup pembangunan sistem pengairan, jalan usaha tani, hingga sumur bor. Untuk diketahui, di Kukar sendiri, lima kawasan pertanian seluas 8.000 hektare telah ditetapkan sebagai prioritas untuk dioptimalkan.
Dampak dari program ini sudah mulai terlihat. Jika sebelumnya petani hanya bisa menanam satu kali dalam setahun, kini beberapa kawasan telah mencapai tiga kali musim tanam.
Kolaborasi ini sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas. Bupati Kukar menegaskan bahwa hal ini juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kukar 2021–2026. (ADV Diskominfo Kukar/ dp-as)