Beranda Daerah Ruang Terbuka Hijau Sangasanga: Lebih dari Sekadar Taman, Jadi Pusat Hidup Warga

Ruang Terbuka Hijau Sangasanga: Lebih dari Sekadar Taman, Jadi Pusat Hidup Warga

193
0
BERBAGI
Camat Sangasanga, Dachriansyah

Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Pemerintah Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sedang mengembangkan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang bukan hanya berfungsi sebagai ruang penghijauan, tetapi juga sebagai pusat interaksi sosial, penggerak ekonomi lokal, hingga destinasi komunitas warga.

Camat Sangasanga, Dachriansyah, menyampaikan bahwa desain RTH ini sengaja dibuat multifungsi. Tak hanya sebagai taman untuk bersantai, tetapi juga menjadi ruang publik aktif untuk pertunjukan seni, kegiatan komunitas, hingga bazar UMKM.

“Kami tidak ingin RTH hanya menjadi ruang hijau yang sepi aktivitas. Kami ingin ia menjadi ‘ruang hidup’ tempat berkumpul, berkreasi, dan memberi peluang usaha bagi masyarakat,” ujarnya, Kamis (26/6/2025).

Pembangunan fisik RTH kini tengah berlangsung oleh Dinas Pekerjaan Umum Kukar. Sementara itu, pemerintah kecamatan juga telah menyiapkan skema jangka panjang agar kawasan ini tetap hidup dan aktif dimanfaatkan pasca pembangunannya.

Menurut Dachriansyah, keberadaan pelaku UMKM sangat penting untuk menghidupkan kawasan tersebut. Tidak hanya menambah daya tarik pengunjung, tapi juga menjadi titik tumbuh ekonomi lokal yang berkelanjutan.

“Konsepnya bukan taman pasif, tapi ruang publik aktif. Pelaku usaha lokal harus dilibatkan agar RTH benar-benar memberi manfaat nyata,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang berkelanjutan agar kawasan ini tidak hanya indah secara visual, tapi juga produktif dari sisi sosial dan ekonomi.

“Kami tak ingin RTH hanya bagus saat baru diresmikan, tapi kosong setelahnya. Maka dari itu, konsep keberlanjutan menjadi bagian penting dari perencanaan,” tegasnya.

Pemerintah kecamatan optimistis proyek ini akan rampung sesuai jadwal. RTH Sangasanga diharapkan bisa menjadi ikon baru kecamatan serta menghidupkan geliat wisata lokal berbasis komunitas.

“Kami akan terus kawal pelaksanaan proyek ini dan berkoordinasi dengan dinas terkait agar benar-benar memberi manfaat bagi warga,” pungkas Dachriansyah.(ADV Diskominfo Kukar/ dp-as)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here