Beranda Daerah Bersama Pertamina, Guru Muda Samarinda Raih Ensia Award 2025 dengan Program Pendidikan...

Bersama Pertamina, Guru Muda Samarinda Raih Ensia Award 2025 dengan Program Pendidikan Kreatif

178
0
BERBAGI
Bersama Pertamina, Guru Muda Samarinda Raih Ensia Award 2025 dengan Program Pendidikan Kreatif

Samarinda, Kalimantan Timur – Kabar membanggakan datang dari Kota Samarinda. Yurni Handayani (28 tahun), seorang guru muda dan penggerak sosial asal Kelurahan Sidodadi, berhasil meraih Ensia Award 2025 untuk kategori Pengurangan Kesenjangan. Penghargaan ini diberikan atas kiprahnya dalam menghadirkan Pendikresa (Pengembangan Pendidikan dan Kreativitas Anak), sebuah program inovatif yang fokus pada pengembangan pendidikan dan kreativitas anak-anak di wilayah padat penduduk. Didukung oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Fuel Terminal Samarinda, Yurni menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil dan ketulusan hati.

Melalui Pendikresa, ia menciptakan ruang belajar inklusif yang tidak hanya menyediakan bimbingan akademik, pelatihan minat dan bakat, serta edukasi lingkungan berbasis daur ulang, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya rasa percaya diri, semangat gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, program Pendikresa telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Sebanyak 70 anak telah mengikuti program bimbingan belajar gratis, sementara 250 anak lainnya aktif dalam kelas pengembangan minat dan bakat. Di bidang pendidikan agama, 70 anak belajar secara rutin di TPQ Rumah Cakrawala. Tak hanya itu, Pendikresa juga membuka akses pendidikan kesetaraan bagi 44 warga yang sebelumnya putus sekolah.

Semangat gotong royong juga tumbuh dengan hadirnya 35 pemuda lokal yang terlibat aktif sebagai relawan. Di sisi lain, upaya edukasi lingkungan pun tak kalah penting. Kini
Program Pendikresa berhasil menciptakan 10 produk daur ulang yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi bagi masyarakat.

Dengan penuh haru, Yurni menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah milik semua orang yang terlibat. “Saya hanya menjadi mata, telinga, dan hati dari lingkungan tempat saya tinggal. Pendikresa bukan tentang saya, tapi tentang anak-anak yang kini lebih percaya diri, keluarga yang lebih peduli pendidikan, dan lingkungan yang lebih bersih. Terima kasih kepada Pertamina dan semua pihak yang telah mendukung sejak awal,” ungkapnya dengan penuh syukur.

Keberhasilan Yurni mendapat sambutan hangat dari Isya, Fuel Terminal Manager Samarinda.
“Apa yang dicapai Yurni adalah cerminan nyata bahwa energi kebaikan bisa menggerakkan perubahan. Pertamina terus berkomitmen untuk hadir dan tumbuh bersama masyarakat, serta mendukung lahirnya local hero seperti Yurni,” ujar Isya.

Tak bisa dimungkiri, kesuksesan Pendikresa lahir dari kolaborasi yang kuat. Mulai dari Dinas Pendidikan, Kelurahan Sidodadi, Forum Komunikasi Pemuda, ibu-ibu pengajian, paguyuban orang tua, hingga warga sekitar—semuanya berkontribusi menjadikan program ini bukan hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan menginspirasi daerah lain.

Selain mengantarkan Yurni sebagai Local Hero Ensia Award 2025, Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Samarinda juga meraih dua penghargaan lainnya dalam ajang yang sama, yakni kategori Inovasi Sosial (Silver) dan Inovasi Lingkungan (Silver). Capaian ini menjadi bukti bahwa komitmen Pertamina tidak hanya pada penyediaan energi, tetapi juga pada keberlanjutan sosial dan lingkungan.(AdminPena)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here