Beranda Daerah Wabup Pastikan Proyek Penanganan Longsor Tenggarong-Samarinda Tuntas

Wabup Pastikan Proyek Penanganan Longsor Tenggarong-Samarinda Tuntas

153
0
BERBAGI
Wabup Pastikan Proyek Penanganan Longsor Tenggarong-Samarinda Tuntas

Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin meninjau langsung penanganan proyek jalan longsor di jalur dua Tenggarong-Samarinda saat kunjungan kerja di Kecamatan Tenggarong Seberang, Rabu (5/11/2025).

Setelah peninjauan, Rendi menyatakan bahwa progres pengerjaan penanganan longsor telah mencapai lebih dari 80 persen dan berjalan sesuai harapan. Ia meyakini pengerjaan proyek tersebut dapat selesai tepat waktu sesuai kontrak yang ditetapkan.

Mengenai anggapan publik tentang lambatnya penanganan longsor, Rendi menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan tidak semua kasus jalan longsor dapat dikategorikan sebagai kebencanaan. Akibatnya, biaya penanganan harus menggunakan anggaran APBD.

“Kita berharap ke depan dana perawatan bisa digunakan untuk biaya kebencanaan (jalan longsor) seperti ini,” ujar Rendi Solihin.

Selain meninjau proyek jalan, kunjungan kerja Wabup Kukar juga diisi dengan penyerahan berbagai bantuan bagi masyarakat dan petani. Bantuan yang diserahkan meliputi Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa empat unit Power Tresher untuk Gapoktan Serba Usaha, bantuan peribadahan untuk Masjid Baitul Muttaqin, serta peresmian bedah rumah layak huni hasil kolaborasi Baznas Kukar dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Dalam dialog bersama masyarakat di objek wisata Bukit Mahoni Desa Bangun Rejo, Rendi menjelaskan bahwa banyak kegiatan yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2025 tertunda. Hal ini dikarenakan Kabupaten Kukar, bersama daerah lain se-Indonesia, tengah mengalami efisiensi anggaran besar-besaran sejak Februari 2025, sesuai instruksi Presiden.

“Hari ini Kabupaten Kukar sama seperti daerah lainnya mengalami efisiensi, yang artinya penghematan besar-besaran,” katanya.

Meski demikian, Rendi memastikan bahwa program kegiatan yang sempat tertunda akan dilaksanakan pada tahun depan, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat seperti bidang pendidikan dan kesehatan.

Ia juga menekankan bahwa penggunaan setiap rupiah anggaran di Kukar harus dipastikan manfaatnya untuk perekonomian kerakyatan dan kebutuhan dasar masyarakat.

Wabup Kukar mencontohkan program bedah rumah layak huni yang baru diresmikan sebagai bukti nyata manfaat dana zakat.

“Ini adalah salah satu contoh penggunaan dana zakat di Kutai Kartanegara itu bermanfaat untuk warga Kutai Kartanegara juga. Ini kolaborasi dari teman-teman Baznas juga BSI,” pungkasnya.

Turut mendampingi Rendi dalam kunjungan tersebut antara lain Camat Tenggarong Seberang Tego Yuwono, Kadis Pertanian dan Peternakan Kukar M. Taufik, serta perwakilan dari Forkopimcam, Baznas Kukar, dan BSI.(Adv Prokom Kukar)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here