Samarinda, Kalimantan Timur – Operasi Kondisi membahayakan manusia terhadap korban tenggelam di Sungai Mahakam, Kelurahan Loa Buah, Samarinda, memasuki hari kedua dan membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban atas nama Arbainsyah (45) dalam kondisi meninggal dunia.
Sejak pagi, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan briefing pada pukul 07.00 Wita untuk mempersiapkan pelaksanaan pencarian. Selanjutnya, pada pukul 07.15 Wita, seluruh personel bergerak melakukan penyisiran sejauh kurang lebih 2 kilometer ke arah hilir sesuai rencana operasi.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada pukul 14.25 Wita, ketika korban ditemukan dalam kondisi MD pada jarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP). Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka di Jl. Teratai RT 004, Loa Buah, Sungai Kunjang, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Pada pukul 14.55 Wita, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing bersama seluruh unsur terkait. Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan selanjutnya dilanjutkan dengan status kesiapsiagaan.
Dalam proses pencarian, berbagai peralatan dikerahkan, termasuk Rescue Car, Rubber Boat Basarnas dan milik Provinsi Kaltim, peralatan selam, peralatan SAR air, peralatan medis, perangkat komunikasi, serta alat V-Search untuk mempermudah pencarian di perairan.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi ini meliputi Tim Rescue Kansar Balikpapan, Polairud Polda Kaltim, BPBD Provinsi Kaltim, BPBD Samarinda, Relawan Satria, FKPM Loa Buah, Regana, Kamasenku, PT Kalamur, serta pihak keluarga korban.
Dengan berakhirnya operasi SAR ini, Basarnas menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa korban serta mengapresiasi seluruh unsur yang turut membantu proses pencarian hingga selesai.(AdminPena)







