Beranda Daerah Ketika Kesempatan Datang dari Tempat Tak Terduga: Perjalanan Francisco Bersama GratisPol

Ketika Kesempatan Datang dari Tempat Tak Terduga: Perjalanan Francisco Bersama GratisPol

91
0
BERBAGI

Samarinda, Kalimantan Timur — Di balik langkah tenang Francisco Samuel ketika menerima bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, tersimpan kisah tentang seorang anak muda dari Kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang enggan menyerah pada keadaan. Keinginannya untuk kuliah begitu besar, tetapi bayang-bayang biaya pernah membuat niat itu hampir padam.

Francisco, mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Tenggarong, baru saja menerima penyerahan simbolis Program GratisPol Pendidikan. Bagi banyak orang, bantuan itu mungkin sekadar fasilitas, tetapi bagi Francisco, program tersebut adalah pembuka pintu masa depan yang hampir tertutup.

“Menurut saya, program GratisPol ini sangat bagus karena benar-benar membantu,” ujarnya usai mengikuti kegiatan penyerahan UKT GratisPol Pendidikan di Gedung Odah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Rabu (19/11/2025).

Ia bukan satu-satunya yang merasakan hal itu. Francisco menyebut banyak teman sebaya yang ingin kuliah namun harus mengurungkan niat karena tak mampu membayar biaya pendaftaran maupun UKT. Program GratisPol, menurutnya, memberi kesempatan baru bagi mereka yang sebelumnya berhenti di tengah jalan mimpi.

“Banyak teman-teman yang sebenarnya ingin kuliah, tapi terhalang biaya. Dengan program ini, mereka jadi punya kesempatan,” tambahnya.

Perjalanan Francisco menuju bangku kuliah sendiri tidak berlangsung mulus. Setelah lulus SMA, ia sempat berada di persimpangan—antara melanjutkan pendidikan atau bekerja demi menunda keinginan itu. Masalah dana menjadi alasan paling kuat yang membuatnya ragu.

Hingga suatu hari, seorang guru memberi kabar bahwa ada program pendidikan tanpa biaya dari Pemerintah Provinsi Kaltim. Kabar itu mengubah langkahnya.

“Awalnya saya sempat tidak mau kuliah karena masalah dana. Tapi setelah tahu ada program Gratis Sekolah ini, akhirnya saya memutuskan untuk lanjut,” tuturnya.

Proses pendaftaran pun berjalan lebih mudah dari yang ia bayangkan. Dibantu pihak kampus, Francisco melalui setiap prosedur administrasi tanpa kendala berarti.

“Nggak ada kendala saat daftar. Kampus bantu banget,” katanya.

Kini, setelah resmi menjadi penerima manfaat, Francisco membawa harapan baru dalam perjalanan akademiknya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kaltim atas kesempatan yang ia dapatkan—kesempatan yang tidak hanya menyentuh dirinya, tetapi juga mahasiswa lain yang memiliki tekad serupa.

“Terima kasih untuk Pemprov Kaltim. Program ini benar-benar membantu banyak mahasiswa,” ucapnya.

Francisco hanyalah satu wajah dari ratusan mahasiswa di Kaltim yang merasakan dampak nyata Program GratisPol. Sebuah ikhtiar pemerintah daerah untuk memastikan bahwa tidak ada mimpi pendidikan yang berhenti hanya karena persoalan biaya—bahwa setiap anak muda, tak peduli latar belakangnya, tetap memiliki jalan untuk meraih masa depan yang ia impikan.(er/ADV Diskominfo Kaltim)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here