Beranda Headline Program MBG+ Menuju Kukar Idaman Terbaik

Program MBG+ Menuju Kukar Idaman Terbaik

165
0
BERBAGI

Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadikan program Makan Bergizi (MBG) Plus Kukar sebagai penanda dimulainya 17 program dedikasi unggulan di bawah kepemimpinan Bupati dr. Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin. Program ini ditegaskan sebagai investasi jangka panjang SDM, bukan hanya sekadar bantuan sosial biasa.

MBG Plus menyediakan makanan sehat dan gratis yang menargetkan dua kelompok usia rentan, yakni balita (PAUD) dan lansia, dengan total cakupan penerima manfaat mencapai 60.000 jiwa pada 2025.

Bupati Aulia Rahman Basri, saat ditemui di Tenggarong pada Senin (20/10/2025), menjelaskan bahwa investasi gizi ini sangat fundamental untuk mewujudkan visi Kukar Idaman Terbaik.

“Pemenuhan gizi sejak dini dan di usia lanjut menjadi fondasi utama untuk masyarakat yang sehat dan produktif. Anak-anak yang sehat secara gizi akan tumbuh cerdas dan kuat. Sementara lansia, kami ingin memastikan mereka tetap sehat, aktif, dan bahagia,” ujar Aulia.

MBG Plus dirancang sebagai intervensi gizi yang terintegrasi untuk membentuk generasi unggul, sekaligus menjamin perlindungan sosial bagi warga lanjut usia.

Intervensi gizi pada balita dinilai krusial sebagai upaya Kukar menekan angka kekurangan gizi dan stunting. Sementara fokus pada lansia menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan warga senior tidak terabaikan.

“Bagi kami, lansia bukan beban, tapi bagian penting dari keluarga besar Kukar,” katanya.

Untuk memastikan program ini berjalan efektif dan tepat sasaran di tingkat akar rumput, Pemkab Kukar menerapkan pendekatan gotong royong yang melibatkan:

-Kader Posyandu
-Kader PKK
-Lintas organisasi daerah

Selain itu, pemerintah daerah turut menggandeng petani dan pelaku UMKM lokal dalam pengadaan bahan pangan. Strategi ini dirancang agar MBG Plus tidak hanya mengatasi persoalan gizi, tetapi juga sekaligus menjadi stimulus penggerak ekonomi daerah.

Dengan peningkatan target cakupan penerima hingga 60.000 jiwa, Pemkab Kukar berharap angka kekurangan gizi di wilayahnya terus menurun, memperkuat posisi daerah dalam mendukung target Generasi Emas Indonesia 2045.(Adv Prokom Kukar)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here