Beranda Daerah Pengabdian yang Mengantar ke Negeri Para Dewa: Cerita Tukidja Penjaga Pura Dapat...

Pengabdian yang Mengantar ke Negeri Para Dewa: Cerita Tukidja Penjaga Pura Dapat Kesempatan Perjalanan Religi Program GratisPOL

138
0
BERBAGI

Samarinda, Kalimantan Timur — Tidak pernah terlintas dalam benak Tukidja, seorang penjaga Pura di Kecamatan Palaran, bahwa dirinya akan menginjakkan kaki di Sungai Gangga – salah satu tempat suci bagi umat Hindu di India. Kesempatan langka itu ia dapatkan melalui Program GratisPOL Perjalanan Religi, sebuah program Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang memberikan fasilitas perjalanan religi gratis bagi penjaga rumah ibadah lintas agama.

Program ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap marbot masjid, penjaga gereja, pura, vihara, dan kelenteng yang telah mengabdikan diri menjaga kesucian rumah ibadah.

“Tidak menyangka sama sekali, tidak menyangka sama sekali dan sangat senang. Baru kali ini umat Hindu, khususnya saya di Palaran, mendapat anugerah diikutkan program wisata religi dari Provinsi Kaltim. Semoga ke depan program ini terus berkesinambungan, bukan hanya sekali”, ujarnya, Jum’at (21/11/2025).

Selama lebih dari lima tahun, Tukidja mendedikasikan dirinya menjaga kebersihan, keindahan, dan kesucian Pura karena rumahnya berada tepat di seberang tempat ibadah tersebut. Ia menjalani tugas ini sebagai wujud nyadnya—pengabdian sukarela tanpa mengharap upah.

Menurut Tukidja, menjadi penjaga Pura bukan tanpa tantangan.

“Positifnya, saya bisa mengabdikan diri kepada lingkungan Pura, umat sedharma, dan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Walaupun tidak sempurna, saya berusaha menjaga kebersihan dan kesucian Pura”, tuturnya.

Namun, ada pula sisi berat yang ia alami.

“Negatifnya, kalau ada kotor sedikit saja, sudah jadi omongan. Padahal saya bekerja sukarela, tidak ada yang membayar. Tapi astungkare, semua bisa saya jalani dengan keikhlasan”, tambahnya.

Perjalanannya ke India membuka wawasan baru tentang bagaimana rumah ibadah di negara lain ditata dan dijaga. Ia bertekad membawa pembelajaran itu untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Pura di Palaran.

Dari seluruh rangkaian perjalanan religius tersebut, satu pengalaman paling membekas di hati Tukidja.

“Yang paling berkesan adalah saat melaksanakan ibadah di Sungai Gangga. Selama ini hanya legenda. Akhirnya saya bisa beribadah khusyuk dan merasakan langsung air Gangga. Itu anugerah tak terbayangkan”, kenangnya.

Tukidja menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah provinsi terhadap penjaga rumah ibadah, khususnya umat Hindu di Kaltim.

“Saya pribadi dan atas nama PHDI Kecamatan Palaran menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim. Semoga program ini membawa berkah dan Kaltim semakin maju serta berdaulat”, ucapnya.

Program GratisPOL menjadi bukti nyata bahwa pengabdian sunyi para penjaga rumah ibadah tidak luput dari perhatian. Kisah Tukidja adalah satu dari banyak cerita pengabdian yang kini mendapat ruang penghargaan lebih besar melalui kebijakan pemerintah daerah.(er/ADV Diskominfo Kaltim)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here