Samarinda, Kalimantan Timur – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Ir. H. Seno Aji, M.Si, menegaskan bahwa Program Gratispol Pendidikan tidak hanya bertujuan memberikan pembebasan UKT kepada mahasiswa, tetapi juga harus menjadi pendorong peningkatan kualitas perguruan tinggi di Kaltim. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Tuk Ki Tak Ki Tuk Gratispol Pendidikan supaya baik jalannya.
Seno Aji menyampaikan bahwa salah satu tantangan terbesar dunia pendidikan tinggi adalah memastikan kualitas kampus meningkat sejalan dengan fasilitas yang diberikan pemerintah. Ia mengungkapkan bahwa seorang Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), menyebut belum ada bukti bahwa kuliah gratis dapat meningkatkan mutu universitas. Namun, Pemprov Kaltim ingin membuktikan hal sebaliknya.
“Belum pernah ada kuliah gratis yang mengakibatkan universitasnya menjadi baik. Nah, kita ingin membuktikan itu,” ujar Seno Aji, Kamis (20/11/2025).
Untuk mewujudkan peningkatan kualitas kampus, Pemprov Kaltim menyiapkan skema beasiswa khusus bagi dosen. Menurut Seno Aji, langkah ini menjadi strategi utama untuk memperkuat kompetensi tenaga pendidik dan mendorong akreditasi perguruan tinggi naik.
“Dengan kuliah gratis ini, kita juga memastikan bahwa universitas, akademi, atau politeknik memiliki akreditasi yang baik. Caranya bagaimana? Kita berikan inisiatif untuk gurunya, untuk dosennya, dan kita kuliahkan mereka,” jelasnya.
Program ini memungkinkan dosen melanjutkan pendidikan di berbagai kampus bergengsi, baik di dalam maupun luar negeri. Pemprov akan membiayai studi lanjutan mereka selama dosen bersedia kembali dan mengabdikan diri di Kalimantan Timur.
“Untuk dosen, kalau mereka mau kuliah di luar Kalimantan Timur, tetap kita berikan beasiswa. Baik di Jakarta, Surabaya, maupun internasional di Australia, London, Amerika—silakan. Yang penting mereka kembali dan mengajar lagi di Kaltim,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan dosen-dosen berkualitas akan mempengaruhi langsung peningkatan akreditasi kampus-kampus di Kaltim, termasuk akademi dan politeknik yang masih dalam tahap berkembang.
Wagub menyampaikan harapan bahwa melalui program ini, dalam waktu tidak terlalu lama, kualitas perguruan tinggi di Kaltim akan meningkat signifikan. Peningkatan tersebut mencakup mutu pengajaran, kualitas lulusan, hingga daya saing kampus dalam skala nasional dan internasional.
“Mudah-mudahan dalam tempo yang tidak lama, kita bisa menyesuaikan diri dan melihat perkembangan akreditasi yang lebih baik,” ujarnya optimistis.
Program beasiswa dosen ini menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Kaltim dalam memaksimalkan manfaat Program Gratispol Pendidikan. Selain memberikan akses pendidikan gratis bagi mahasiswa, pemerintah juga memastikan ekosistem pendidikan tinggi berkembang secara menyeluruh.(er/ADV Diskominfo Kaltim)







