Beranda Daerah Mahasiswi UINSI Samarinda Rasakan Manfaat Besar Program Gratispol: “Studi Saya Jadi Jauh...

Mahasiswi UINSI Samarinda Rasakan Manfaat Besar Program Gratispol: “Studi Saya Jadi Jauh Lebih Tenang”

73
0
BERBAGI

Samarinda, Kalimantan Timur – Program bantuan pendidikan Gratispol kembali menunjukkan dampaknya bagi mahasiswa di Kalimantan Timur. Dalam kegiatan Kuliah Umum bertema “Gratispol untuk Pendidikan di Kalimantan Timur” di UINSI Samarinda, Jumat (30/11/2025), Aisyah Nur—mahasiswi Prodi Sistem Informasi—menceritakan bagaimana program ini meringankan beban finansial keluarganya sekaligus membuat proses studinya jauh lebih fokus.

Aisyah, anak pertama dari empat bersaudara, mengakui bahwa kondisi ekonomi keluarga cukup menantang, terlebih adik bungsunya baru berusia satu tahun. Pengeluaran keluarga yang meningkat membuat biaya kuliah menjadi kekhawatiran tersendiri.

“Program Gratispol ini membantu meringankan beban biaya pendidikan saya, terutama saat daftar ulang kemarin. Untuk ke depannya, khususnya pembayaran UKT, saya sudah jauh lebih tenang,” ungkapnya.

Menurut Aisyah, bantuan UKT dari Gratispol membuat dukungan finansial dari orang tua bisa diarahkan untuk kebutuhan lain yang mendukung perkuliahannya, seperti perlengkapan kuliah, transportasi, atau kebutuhan sehari-hari. Kombinasi antara dukungan keluarga dan bantuan pemerintah daerah ini, katanya, menjadi alasan utama studinya dapat berjalan lancar.

“Dengan adanya program ini, saya bisa lebih fokus belajar di kelas tanpa khawatir soal pembayaran UKT semester depan. Rasanya lega banget, jadi bisa lebih konsentrasi tanpa pikiran ke mana-mana,” ujarnya.

Mahasiswi yang ayahnya bekerja sebagai PNS Kemenag itu juga bercerita tentang kekhawatiran masa SMA terkait kemungkinan mendapat UKT tinggi dan minimnya beasiswa khusus anak PNS. Karena itu, ia memilih kuliah di UINSI dan merasa beruntung ketika program Gratispol akhirnya benar-benar direalisasikan.

“Soalnya dulu sempat kepikiran, ‘Gimana kalau UKT tinggi?’, ‘Beasiswa anak PNS agak susah.’ Jadi waktu dengar kabar Gratispol sebelum launching, itu bikin lebih tenang,” kenangnya sambil tersenyum.

Aisyah mengaku kini memiliki motivasi lebih kuat untuk menyelesaikan studi tepat waktu. Batas program Gratispol untuk mahasiswa S1 yang hanya mencakup empat tahun menjadi dorongan tersendiri baginya. “Itu jadi pacuan saya untuk serius kuliah, apalagi biaya sudah aman dan ter-cover program Gratispol,” katanya.

Di akhir wawancara, Aisyah menyampaikan harapannya agar program ini terus berlanjut dan cakupannya semakin luas.

“Semoga Gratispol bisa terus berjalan dan bahkan menjangkau mahasiswa Kaltim yang kuliah di luar provinsi. Biar lebih banyak anak-anak yang punya kemauan besar tapi terkendala biaya bisa melanjutkan pendidikan di kampus terbaik,” tutupnya.

Program Gratispol kini menjadi harapan baru bagi banyak mahasiswa di Kaltim—bukan hanya mengurangi beban finansial, tetapi juga membuka ruang lebih besar bagi generasi muda untuk mengejar pendidikan tinggi tanpa rasa takut soal biaya.(er/ADV Diskominfo Kaltim)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here