Beranda Daerah Ringankan UKT dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga, GratisPOL Jadi Penopang Studi Mahasiswa...

Ringankan UKT dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga, GratisPOL Jadi Penopang Studi Mahasiswa UINSI

142
0
BERBAGI

Samarinda, Kalimantan Timur — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali membuka Program Pendidikan GratisPOL 2025, sebuah inisiatif yang menyasar mahasiswa jenjang S1, S2, hingga S3 untuk memberikan dukungan biaya pendidikan secara berkelanjutan. Program ini terus menjadi harapan banyak mahasiswa, termasuk Inayah, mahasiswi Program Studi PPGMI UINSI Samarinda, yang menjadi salah satu penerima manfaat tahun ini.

Bagi inayah, keberadaan GratisPOL bukan sekadar program bantuan, tetapi penentu kelancaran studinya ucapnya saat ditemui, Kamis (04/12/2025). Sejak semester pertama, ia sudah merasakan betapa besar dampak program ini dalam menjaga stabilitas perkuliahannya. Inayah menyampaikan bahwa kebutuhan pendidikan pada awal kuliah cukup memberatkan, terutama pembayaran UKT yang menjadi momok bagi banyak mahasiswa. Namun melalui GratisPOL, proses registrasi semester dapat dilakukan tanpa hambatan biaya.

“Program GratisPOL sangat membantu saya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, khususnya dalam pembayaran UKT. Keringanan biaya setiap semester membuat registrasi dan perkuliahan berjalan lancar tanpa kendala administrasi,” ungkapnya.

Bagi mahasiswa baru, kepastian bahwa biaya kuliah dapat ditanggung adalah sebuah kelegaan besar yang memengaruhi kesiapan belajar.

Tidak hanya membantu secara finansial, program ini juga membawa dampak psikologis yang besar bagi Inayah. Ia mengaku lebih fokus dalam mengikuti perkuliahan karena tidak lagi dibayangi kekhawatiran tentang biaya pendidikan.

“Program GratisPOL memberikan motivasi besar bagi saya untuk menyelesaikan studi tepat waktu. Dengan berkurangnya beban biaya akademik, semangat belajar saya meningkat dan saya bisa lebih konsisten mengikuti perkuliahan,” katanya.

Lahir dari keluarga sederhana, Inayah hidup dalam kondisi ekonomi yang bergantung pada penghasilan ayahnya yang bekerja sebagai nelayan, sementara ibunya menjadi ibu rumah tangga. Dengan pendapatan yang tidak selalu stabil, biaya UKT menjadi pengeluaran besar yang sulit ditanggung keluarga setiap semester.

“Alhamdulillah, program GratisPOL sangat meringankan beban keluarga kami. Dengan UKT yang sudah ditanggung, orang tua bisa lebih fokus memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari tanpa memikirkan biaya kuliah saya,” ujar Inayah penuh syukur.

Program ini menurutnya menjadi penyelamat, terutama bagi keluarga yang mengandalkan pendapatan harian.

Sebagai penerima manfaat, Inayah berharap program ini tidak hanya terus berjalan, tetapi juga diperluas agar semakin banyak mahasiswa yang merasakan dampaknya.

“Program ini memberikan kesan yang sangat baik karena benar-benar membantu meringankan biaya pendidikan dan membuat saya lebih fokus belajar. Semoga GratisPOL dapat terus berlanjut dan diperluas untuk membantu lebih banyak mahasiswa,” ujarnya.

Pembukaan kembali Program Pendidikan GratisPOL 2025 menunjukkan komitmen Pemprov Kaltim dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Dengan sasaran mahasiswa lintas jenjang, program ini diharapkan menjadi pendorong lahirnya generasi muda Kaltim yang berdaya saing, produktif, dan siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.(er/ADV Diskominfo Kaltim)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here