Beranda Daerah Dari Cemas Menjadi Optimis: Cerita Jihan yang Kini Bisa Fokus Mengejar Mimpi...

Dari Cemas Menjadi Optimis: Cerita Jihan yang Kini Bisa Fokus Mengejar Mimpi Berkat GratisPOL

104
0
BERBAGI

Samarinda, Kalimantan Timur — Bagi sebagian mahasiswa, biaya pendidikan sering kali menjadi tantangan terbesar dalam perjuangan meraih gelar sarjana. Namun, bagi Jihan Nurrizqia, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), hadirnya Program GratisPol Pendidikan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjadi titik terang yang mengubah perjalanan studinya.

Program yang memberikan pembebasan UKT, bantuan biaya hidup, hingga dukungan kebutuhan akademik ini, menurut Jihan, bukan hanya sekadar bantuan finansial—tetapi sebuah penyelamat yang membuat proses kuliahnya berjalan jauh lebih ringan dan stabil.

“Aku bisa fokus belajar tanpa kepikiran biaya yang numpuk.” ucapnya, Jum’at (21/11/2025).

Dalam wawancara, Jihan menceritakan betapa besar perubahan yang ia rasakan setelah mendapatkan bantuan.

“Program GratisPOL bener-bener ngebantu banget dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Mulai dari keringanan UKT, biaya hidup, sampai kebutuhan akademik kayak buku, kuota, atau perlengkapan kuliah jadi jauh lebih ringan,” ungkapnya.

Jihan menambahkan bahwa tekanan biaya pendidikan yang sebelumnya ia rasakan perlahan menghilang. Kini, dirinya dapat memusatkan perhatian sepenuhnya pada perkuliahan tanpa ketakutan tidak mampu memenuhi kewajiban kampus.

“Dampaknya kerasa banget ke kelancaran studi. Aku bisa fokus belajar tanpa kepikiran biaya yang numpuk atau takut nggak bisa bayar kewajiban kampus. Kuliah jadi lebih tenang dan stabil,” tambahnya.

Program ini juga disebut Jihan sebagai pendorong kuat untuk menjaga motivasi akademiknya.

“Program ini jelas ningkatin motivasi buat nyelesaiin pendidikan tepat waktu, soalnya ketika beban biaya kayak UKT, kebutuhan akademik, atau biaya hidup sudah kebantu, rasanya fokus belajar jadi jauh lebih gampang”, katanya.

Dengan kondisi finansial yang lebih ringan, Jihan merasa lebih semangat mengejar target kelulusan dan tidak lagi dibayangi rasa khawatir.

Tak hanya pada dirinya, bantuan ini juga memberi dampak signifikan bagi kondisi ekonomi keluarganya.

“Kalau ditanya apakah bantuannya ngaruh ke kondisi ekonomi keluarga, menurut aku iya banget. Pengeluaran keluarga jadi lebih ringan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dana yang sebelumnya dialokasikan untuk kuliah kini bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga lain.

“Keluarga jadi nggak terlalu terbebani dan lebih stabil secara ekonomi,” tuturnya.(er/ADV Diskominfo Kaltim)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here