Beranda Daerah Ketika Beban UKT Terangkat: Kisah Denada, Anak Buruh yang Kini Bisa Fokus...

Ketika Beban UKT Terangkat: Kisah Denada, Anak Buruh yang Kini Bisa Fokus Mengejar Mimpi”

150
0
BERBAGI

Samarinda, Kalimantan Timur – Denada Radita, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), merasakan manfaat besar dari Program GratisPOL Pendidikan. Berasal dari keluarga sederhana dengan ayah yang bekerja sebagai buruh dan ibu rumah tangga, biaya kuliah menjadi salah satu tantangan utama yang harus dihadapi keluarganya.

Sejak awal kuliah, pembayaran UKT menjadi kekhawatiran Denada setiap semester. Namun, hal tersebut berubah ketika ia menerima bantuan dari Program GratisPOL Pendidikan.

“Saya tiga bersaudara, jadi kondisi keuangan keluarga memang terbatas, kak”, ujarnya, jum’at (21/11/2025).

Masuknya nama Denada sebagai salah satu penerima manfaat program ini menjadi kabar yang sangat melegakan bagi keluarganya.

“Program GratisPOL ini sangat membantu saya, terutama untuk pembayaran UKT. Beban finansial saya langsung berkurang. Saya jadi tidak khawatir lagi soal biaya kuliah setiap semester”, katanya.

Perubahan yang ia rasakan bukan hanya soal uang, tetapi juga ketenangan batin. Tanpa kecemasan tentang UKT, pikirannya jauh lebih lapang.

“Dampaknya besar sekali. Saya jadi lebih fokus belajar, perkuliahan lebih lancar, dan motivasi saya buat menyelesaikan studi tepat waktu juga meningkat. Tidak ada lagi takut telat bayar atau terancam cuti”, tambahnya.

Bagi keluarga Denada, bantuan ini lebih dari sekadar dukungan pendidikan.
Ini adalah nafas tambahan dalam kehidupan sehari-hari.

“Beban orang tua jadi jauh lebih ringan karena tidak perlu lagi mikirin UKT setiap semester. Keuangan rumah tangga jadi lebih stabil, dan orang tua bisa pakai dana itu untuk kebutuhan lain yang penting”, jelasnya.

Bagi seorang buruh dengan tiga anak, setiap rupiah sangat berarti. Dan bagi Denada, melihat orang tuanya sedikit lega adalah kebahagiaan tersendiri.

Bagi Denada, Program GratisPOL bukan hanya bantuan finansial—ini adalah jembatan menuju masa depan. Karena itu, ia menyimpan harapan besar.

“Saya berharap program ini bisa terus berjalan dalam jangka panjang. Manfaatnya benar-benar terasa untuk mahasiswa yang kondisi ekonominya pas-pasan. Kalau bisa, jangkauannya juga diperluas biar lebih banyak mahasiswa yang merasakan dampaknya”, pintanya tulus.(er/ADV Diskominfo Kaltim)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here