Beranda Daerah Di Balik Lelah Ayah sebagai Buruh Harian Lepas, GratisPOL Menjadi Cahaya bagi...

Di Balik Lelah Ayah sebagai Buruh Harian Lepas, GratisPOL Menjadi Cahaya bagi Masa Depan Aqilla

157
0
BERBAGI

Samarinda, Kalimantan Timur — Di tengah kondisi ekonomi keluarga yang serba pas-pasan, Aqilla, mahasiswi Universitas Mulawarman, menemukan titik terang yang mengubah arah perjalanan pendidikannya. Melalui Program Pendidikan Gratis Kaltim (GratisPOL), ia kini bisa melanjutkan kuliah tanpa lagi terhimpit beban biaya yang selama ini menjadi bayang-bayang setiap semester.

Aqilla hidup dalam keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai buruh harian lepas, dengan penghasilan yang tidak menentu. Di rumah, ia juga harus berbagi perhatian dengan adiknya yang masih sekolah. Kondisi ini membuat biaya kuliah menjadi persoalan besar bagi keluarganya.

“Program ini benar-benar sangat membantu karena bisa mengurangi beban orang tua, sebagai keluarga menengah ke bawah, kami masih memikirkan sisa pembayaran UKT. Tapi dengan adanya GratisPOL, semuanya jadi nggak terlalu pusing lagi”, ujar Aqilla ketika diwawancarai, Rabu (26/11/2025).

Menurutnya, bantuan ini tidak hanya meringankan biaya pendidikan, tetapi juga memberikan ketenangan batin yang membuatnya bisa fokus belajar. Beban pikiran terkait biaya—mulai dari UKT, kebutuhan kuliah, hingga printilan tugas kampus—perlahan berkurang.

“GratisPOL sangat memotivasi saya untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Kakak tahu sendiri kan, zaman sekarang cari rezeki itu susah. Ayah saya cuma buruh harian lepas, jadi dapat beasiswa ini sangat membantu sekali”, tambahnya.

Meski bersyukur, Aqilla berharap program ini bisa berjalan lebih optimal lagi ke depan. Salah satu harapannya adalah bantuan yang dapat ditanggung secara penuh hingga mahasiswa menyelesaikan masa studi.

“Kalau bisa ditanggung full sampai selesai, jadi mahasiswa nggak terlalu pusing memikirkan pembayaran UKT, setidaknya bisa mengurangi beban pikiran mahasiswa karena kebutuhan kuliah banyak banget”, pesannya.

Bagi Aqilla, GratisPOL bukan sekadar program bantuan pendidikan. Ia melihatnya sebagai jembatan yang membuka kesempatan generasi muda untuk meraih pendidikan unggul tanpa batas biaya—sebuah peluang yang sebelumnya tampak jauh dari genggamannya.

“Semoga program ini terus berjalan dan bisa membantu lebih banyak lagi orang yang belum mampu untuk mendapatkan pendidikan di perguruan tinggi”, tutupnya penuh harap.(er/ADV Diskominfo Kaltim)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here