Beranda Daerah Jospol Resmi Bergulir di Tiga Daerah, Pemprov Kaltim Siapkan 1.000 Wirausaha Baru

Jospol Resmi Bergulir di Tiga Daerah, Pemprov Kaltim Siapkan 1.000 Wirausaha Baru

118
0
BERBAGI

Samarinda, Kalimantan Timur – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menggerakkan Program Jospol Pengembangan Wirausaha dengan menetapkan tiga daerah sebagai lokasi perdana, yaitu Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara. Langkah awal ini sekaligus menjadi pintu masuk bagi lahirnya 1.000 wirausaha baru sepanjang 2025.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Kaltim, Heni Purwaningsih, menjelaskan bahwa seluruh peserta dari tiga daerah tersebut telah melalui rangkaian pelatihan intensif dan kini sedang berada pada tahap akhir pendampingan. Pada fase ini, peserta dibantu mengurus berbagai kelengkapan usaha sebelum peralatan diberikan.

“Pelatihan sudah selesai, sekarang pendampingan izin usaha, NPWP, sampai kebutuhan khusus seperti sertifikasi halal untuk peserta kuliner,” ucap Heni, Sabtu (22/11/2025).

Program Jospol menyediakan enam jenis pelatihan sesuai minat peserta, mulai dari kuliner, menjahit, laundry, makeup artis, barbershop, hingga servis alat elektronik. Seluruh peralatan yang akan dibagikan pun disesuaikan dengan bidang yang diikuti.

“Yang paling banyak pesertanya kuliner, jadi peralatannya juga mendominasi,” tambahnya.

Menggunakan anggaran APBD murni 2025, sekitar Rp10 miliar digelontorkan untuk mencakup pelatihan, pendampingan, hingga pengadaan peralatan usaha. Setelah peralatan diberikan, peserta tetap berada dalam pengawasan pendamping untuk memastikan usaha benar-benar berjalan dan alat digunakan secara optimal.

“Pendamping akan memantau perkembangan omzet dan pemasaran. Kalau hasilnya baik, tahun depan bisa ada peningkatan level pelatihan,” ujar Heni.

Pemprov Kaltim memilih Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara sebagai lokasi awal karena jumlah pelaku UMKM di daerah tersebut paling tinggi dibanding wilayah lainnya. Total peserta dari tiga daerah itu telah melampaui angka 1.000 orang.

“Kami mulai dari daerah dengan populasi dan UMKM terbanyak. Targetnya nanti diperluas ke seluruh kabupaten/kota,” kata Heni.

DPPKUKM juga menyiapkan perluasan besar pada 2026. Program Jospol ditargetkan menjangkau 10 kabupaten/kota dengan proyeksi lahirnya 2.500 wirausaha baru. Langkah ini merupakan bagian dari target besar Pemprov Kaltim untuk mencetak 10 ribu UMKM baru dalam lima tahun.

Heni memastikan bahwa proses pendaftaran selalu dilakukan secara terbuka melalui berbagai kanal resmi, termasuk media sosial dan pengumuman di dinas kabupaten/kota, agar masyarakat memperoleh akses seluas mungkin terhadap kesempatan ini.(er/ADV Diskominfo Kaltim)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here