
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, berkomitmen memperkuat pembinaan dan peningkatan prestasi atlet penyandang disabilitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rencana penyediaan fasilitas olahraga yang inklusif bagi atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kukar.
Rencana strategis ini dibahas dalam audiensi antara Ketua NPCI Kukar Muhammad Bisron bersama jajarannya dengan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kukar, Senin (5/10/2026). Pertemuan ini turut didampingi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kukar Aji Kalbu Pribadi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar Aji Ali Husni, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam audiensi tersebut, Muhammad Bisron memaparkan pentingnya ketersediaan sarana latihan yang memadai untuk menghadapi berbagai agenda olahraga nasional, termasuk Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2028 mendatang.
“Kami sangat mengharapkan adanya fasilitas yang dapat menunjang perkembangan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Kukar,” ujar Bisron.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Aulia Rahman Basri menyambut baik program yang disampaikan NPCI Kukar. Pihaknya memberikan apresiasi tinggi atas semangat para atlet disabilitas yang terus menorehkan prestasi di tengah berbagai keterbatasan.
“Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih. Semoga peningkatan prestasi ini dapat terus dikelola dan dikembangkan dengan baik,” ucap Aulia.
Terkait usulan pembangunan gedung inklusif, Pemkab Kukar membuka peluang pembiayaan melalui mekanisme hibah. Bupati mengarahkan pihak NPCI agar segera menyusun proposal sebagai bahan pembahasan pada tahun anggaran berikutnya.
“Silakan persiapkan proposalnya dan diajukan untuk tahun anggaran 2027. Seperti apa mekanismenya ke depan, kita bicarakan lagi sambil menyusun penganggaran tahun 2027,” pungkasnya.
Melalui dukungan sarana yang memadai serta pendampingan yang transparan dari Kejari dan Dispora Kukar, Pemkab berharap pembinaan atlet disabilitas dapat berjalan secara berkesinambungan, melahirkan bibit-bibit potensial, dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional.(Adv/Diskominfo Kukar)






