
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri bersama istri menggelar jamuan makan siang bersama para tamu undangan di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Minggu (20/9/2026). Jamuan ini digelar usai pembukaan resmi Festival Budaya Erau Adat Kutai ke-244 serta Expo, Bazar & UMKM di area parkir Stadion Rondong Demang.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut dihadiri oleh Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II Kementerian Pariwisata RI Dwi Marhen Yono, Putra Mahkota Kesultanan Gowa Adi Muhammad Imam Daeng Situju, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Dandim 0906 Kukar Letkol Arm Benny Budiman, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Aulia menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran jajaran kementerian dan tokoh-tokoh penting yang turut menyukseskan perhelatan budaya tahunan ini. Ia menilai kehadiran pemerintah pusat memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kukar.
“Erau bukan hanya sebuah kegiatan adat dan budaya, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkenalkan kekayaan budaya Kutai, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat dan seluruh masyarakat,” ujar Aulia.
Ia juga menekankan pentingnya penyelenggaraan Erau ke-244 ini dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata dan kebudayaan daerah.
“Kami berharap pelaksanaan Erau ke-244 Tahun 2026 ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kukar,” tambahnya.
Selain itu, komitmen kuat terus digaungkan oleh Pemkab Kukar untuk merawat warisan leluhur agar tetap lestari dan dapat dikenali secara luas oleh generasi penerus bangsa.
“Pemerintah Kabupaten Kukar akan terus berkomitmen menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda maupun masyarakat luas,” katanya.
Pihaknya juga mengapresiasi perhatian khusus yang diberikan oleh pemerintah pusat terhadap kelangsungan tradisi di Kutai Kartanegara.
“Kehadiran pemerintah pusat dalam momentum Erau menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kukar sekaligus menunjukkan perhatian nyata terhadap pelestarian budaya daerah,” ungkapnya.

Suasana jamuan semakin meriah manakala Bupati Aulia bersama istri bernyanyi bersama untuk menghibur para tamu undangan yang hadir. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata kenang-kenangan dari Bupati Kukar kepada Asisten Deputi Kementerian Pariwisata Dwi Marhen Yono dan Putra Mahkota Kesultanan Gowa Adi Muhammad Imam Daeng Situju.(Adv/Diskominfo Kukar)






