Beranda Daerah Atasi Kekosongan Dokter di Tabang, Dinkes Kukar Siapkan Insentif Khusus

Atasi Kekosongan Dokter di Tabang, Dinkes Kukar Siapkan Insentif Khusus

24
0
BERBAGI
Kepala Dinkes Kukar, Ismi Mufidah

Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah memutar otak untuk mengatasi kekosongan dokter di Puskesmas Tabang yang merupakan wilayah terjauh di Kukar. Guna menarik minat tenaga medis, pemerintah daerah menyiapkan skema pendapatan khusus bagi dokter penugasan yang bersedia mengabdi di daerah terpencil tersebut.

Kepala Dinkes Kukar, Ismi Mufidah, mengungkapkan bahwa Puskesmas Tabang saat ini menjadi satu-satunya fasilitas kesehatan tingkat pertama di Kukar yang masih belum memiliki dokter tetap, setelah sebelumnya Puskesmas Muara Wis terisi.

“Kalau Puskesmas Muara Wis sudah ada dokter,” kata Ismi, Jumat (2/10/2026).

Ismi mengakui, kendala utama penempatan tenaga medis di wilayah pedalaman selama ini adalah pendapatan yang dinilai tidak sebanding dengan beratnya beban pengabdian di lapangan. Untuk menyiasati hal tersebut, pihaknya menyiapkan jalur dokter penugasan khusus dari pemerintah pusat dengan sokongan APBN.

Sebagai pemacu semangat, Dinkes Kukar juga merancang kebijakan penyesuaian penghasilan berupa tambahan pendapatan khusus bagi dokter yang bertugas di Tabang. Usulan penganggaran untuk insentif tersebut kini tengah diproses melalui APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027.

“Karena dokter tugas khusus, maka pendapatan yang diterima akan lebih,” katanya.

Meski posisi dokter definitif di Tabang masih kosong, Ismi memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak boleh lumpuh. Untuk sementara waktu, penanganan medis dibackup oleh tenaga dokter dari puskesmas terdekat.

“Dokter dari Puskesmas Ritan selalu membantu layanan kesehatan di Puskesmas Tabang. Prinsipnya, layanan kesehatan bagi masyarakat jangan berhenti,” pungkasnya.(Adv/Diskominfo Kukar)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here