Beranda Daerah Petakan Potensi Desa hingga Kasus Stunting, DPMD Kukar Luncurkan Aplikasi Bestari untuk...

Petakan Potensi Desa hingga Kasus Stunting, DPMD Kukar Luncurkan Aplikasi Bestari untuk Pengurus RT

40
0
BERBAGI
Kepala DPMD Kukar, Arianto

Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan terobosan baru dalam digitalisasi administrasi kewilayahan hingga tingkat paling bawah.

DPMD Kukar mengembangkan aplikasi “Bestari” sebagai basis data terintegrasi yang wajib dikelola langsung oleh seluruh pengurus Rukun Tetangga (RT) di Kutai Kartanegara.

Aplikasi Bestari dirancang untuk memetakan profil dan kondisi riil di tingkat RT secara mendetail, mulai dari data kependudukan, demografi, sosial ekonomi, potensi desa, hingga pemetaan sektor kesehatan seperti angka kasus stunting dan jenjang pendidikan warga.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa aplikasi Bestari menjadi instrumen utama dalam menyukseskan program prioritas “RT-KU Terbaik”. Melalui sistem ini, pendataan warga yang selama ini dikelola secara konvensional dan manual beralih sepenuhnya ke platform digital.

“Prinsipnya, pengurus RT kini memiliki alat digital untuk menginformasikan kewilayahannya secara mandiri. Mereka akan mengelola aplikasi Bestari ini untuk memberikan gambaran presisi mengenai profil serta potensi ekonomi wilayahnya,” ujar Arianto, Jumat (23/10/2026).

Arianto menekankan, pengembangan aplikasi Bestari bukan sebatas modernisasi perangkat lunak, melainkan bagian dari penguatan kapasitas pengurus RT sebagai garda terdepan pembangunan desa.

Dengan tersedianya data mikro yang valid mengenai kondisi sosial, kependudukan, hingga jumlah balita stunting di tiap RT, pemerintah daerah dapat menyusun program intervensi kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Penguatan RT melalui program RT-KU Terbaik bukan hanya tentang pencairan kegiatan di RT, tetapi bagaimana pengurus RT mampu menyusun dan mengelola basis data informasi wilayahnya secara profesional,” katanya .

Dalam pengembangannya, DPMD Kukar berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar untuk memfasilitasi peladen serta sistem keamanan data aplikasi agar dapat diakses oleh instansi terkait yang membutuhkan.

Guna menjaga akuntabilitas, DPMD Kukar membagi tata kelola digital RT menjadi dua aplikasi dengan fungsi yang spesifik.

Aplikasi Bestari khusus difokuskan sebagai basis data profil dan potensi kewilayahan RT. Sementara itu, DPMD juga menyiapkan satu aplikasi pendamping yang berfungsi mencatat dan memantau realisasi pelaksanaan program RT-KU Terbaik secara real-time.

Aplikasi pemantauan tersebut akan mengawal tahapan program sejak perencanaan awal, alokasi anggaran, persetujuan, pelaksanaan di lapangan, hingga laporan pertanggungjawaban (LPJ).

“Untuk pelaksanaan programnya, kami buatkan aplikasi tersendiri. Semua usulan perencanaan yang disetujui, direalisasikan, hingga pelaporannya wajib terinput di dalam aplikasi tersebut agar transparan dan akuntabel,” pungkasnya.(Adv/Diskominfo Kukar)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here