Beranda Daerah Kasdam VI/Mulawarman Sambut Tim Penyuluh TNI untuk Penanganan Karhutla di Kaltim

Kasdam VI/Mulawarman Sambut Tim Penyuluh TNI untuk Penanganan Karhutla di Kaltim

27
0
BERBAGI
Tim Penyuluhan Karhutla dan Tim Alpha Karhutla tiba di Balikpapan

Balikpapan, Kalimantan Timur – TNI memperkuat langkah pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Timur dengan mengerahkan Tim Penyuluhan Karhutla dan Tim Alpha Karhutla. Rombongan tiba menggunakan pesawat TNI AU C-130H/A-1332 di Baseops Lanud Dhomber, Balikpapan, Sabtu (29/8/2026) kemarin.

Kedatangan tim tersebut disambut Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan, S.Sos., M.IP., didampingi Danlanud Dhomber Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, M.Han., Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Inf Denny Salurerung, S.Sos., Danlanal Balikpapan Letkol Laut (P) Rudhiro Pratomo, S.A.P., serta para Asisten Kasdam VI/Mulawarman.

Tim tiba di Baseops Lanud Dhomber pada pukul 17.29 WITA dan langsung melaksanakan proses unboarding sebelum melanjutkan pergerakan menuju lokasi yang telah ditentukan. Tim Penyuluhan Karhutla selanjutnya menuju Asrama Haji Balikpapan, sedangkan Tim Alpha Karhutla menuju Barak Dodikjur VI/Mulawarman.

Pengerahan personel penyuluh tersebut merupakan bagian dari upaya TNI memperkuat langkah preventif melalui edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah yang rawan Karhutla. Secara keseluruhan, TNI mengerahkan 583 personel, terdiri dari 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 533 Perwira Menengah (Pamen) dari unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, serta Mabes TNI untuk mendukung penanganan Karhutla di sejumlah wilayah.

Selain Kalimantan Timur, personel tersebut juga dikerahkan ke sejumlah wilayah lain yang membutuhkan dukungan, antara lain Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, dan Kalimantan Utara.

Kasdam VI/Mulawarman menegaskan bahwa pengerahan tim penyuluh merupakan bagian penting dari upaya pencegahan, khususnya dalam membangun kesadaran masyarakat agar Karhutla dapat dicegah sejak dini.

“Kita ingin pencegahan dilakukan sejak awal. Personel yang datang tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga membangun kesadaran dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar Karhutla tidak terjadi dan tidak meluas,” ujar Kasdam VI/Mulawarman.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya mengandalkan tindakan saat kebakaran terjadi, tetapi harus diperkuat melalui langkah pencegahan, edukasi, dan keterlibatan masyarakat. Karena itu, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi Karhutla.

Kehadiran Tim Penyuluhan Karhutla di lapangan diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan serta mendorong kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah meluasnya Karhutla sekaligus melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat.(AdminPena)

Sumber: Pendam VI/Mlw

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here