Beranda Daerah Festival Olahraga Tradisional Erau 2026 Resmi Dibuka

Festival Olahraga Tradisional Erau 2026 Resmi Dibuka

31
0
BERBAGI
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Dr. H. Sunggono memainkan gasing secara simbolis untuk menandai pembukaan Festival Olahraga Tradisional Erau Adat Kutai 2026 di Tenggarong, Senin (21/9/2026).

Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dr. H. Sunggono resmi membuka Festival Olahraga Tradisional dalam rangka memeriahkan Erau Adat Kutai Kartanegara Tahun 2026 di area parkir Pulau Kumala, Tenggarong, Senin (21/9/2026). Pembukaan ajang pelestarian budaya ini ditandai secara simbolis dengan memutar gasing.

Mewakili Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri, Sekda Sunggono menyampaikan bahwa permainan tradisional seperti belogo, begasing, menyumpit, dan ketapel sarat akan nilai pendidikan karakter, ketangkasan, serta sportivitas.

“Olahraga tradisional dalam rangkaian Erau bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi bagian dari upaya merawat ingatan budaya, menghidupkan kembali permainan masyarakat, serta meneruskan warisan budaya kepada generasi berikutnya,” ujar Sunggono.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Dr. H. Sunggono memberikan sambutan dalam pembukaan Festival Olahraga Tradisional rangkaian Erau Adat Kutai 2026 di area parkir Pulau Kumala, Tenggarong, Senin (21/9/2026).

Selain memperkuat identitas budaya, penyelenggaraan festival di kawasan Pulau Kumala ini juga diintegrasikan dengan sektor pariwisata dan kerakyatan guna membuka ruang bagi pelaku UMKM. Bupati turut berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga kebersamaan dan nilai fair play selama pertandingan berlangsung.

“Kepada para peserta, Bupati berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan dan keputusan juri serta menjadikan pertandingan sebagai ruang silaturahmi dan bertukar pengalaman antar penggiat olahraga tradisional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, melaporkan bahwa ajang yang berlangsung hingga 26 September 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah, meliputi kabupaten/kota di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Utara.

“Tahun ini, festival mempertandingkan empat cabang olahraga tradisional, yakni menyumpit dengan 65 peserta, begasing 200 peserta, belogo 95 peserta, serta ketepelan sebanyak 52 peserta,” ungkap Aji Ali Husni.

Ia menambahkan, terdapat terobosan baru pada perhelatan tahun ini dengan dibukanya kategori khusus untuk anak-anak tingkat SD hingga SMP sebagai langkah nyata pembinaan usia dini.

“Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya regenerasi sekaligus memastikan olahraga tradisional tetap dikenal, dimainkan, dan diwariskan kepada generasi muda,” pungkasnya.(Adv/Diskominfo Kukar)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here