Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengoptimalkan peran Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) guna memperkuat edukasi dan penanaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda.
Para Purnapaskibraka yang terhimpun dalam DPPI didorong untuk menyasar lingkungan sekolah sebagai ruang strategis sosialisasi ideologi bangsa.
Plt Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, menjelaskan bahwa wadah DPPI dibentuk agar alumi Paskibraka dapat melanjutkan pengabdiannya setelah menuntaskan tugas pengibaran bendera pada Peringatan Hari Kemerdekaan.
Sebelum resmi menjadi Duta Pancasila, para purnapaskibraka diwajibkan mengikuti dan lulus Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP).
“Saya mendorong adik-adik itu untuk turun ke sekolah-sekolah, terutama sekolah terdekat, untuk menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rinda, Sabtu (17/10/2026).
Rinda menyebutkan, saat ini terdapat tujuh pengurus/pelaksana DPPI di tingkat Kabupaten Kukar. Mereka bertugas mengoordinasikan berbagai program kerja keagamaan dan kebangsaan bersama rekan-rekan sesama alumni di level kecamatan.
Sinergi yang terstruktur ini dibangun agar jangkauan pembinaan karakter dan kebangsaan tidak hanya berpusat di Ibu Kota Kabupaten (Tenggarong), melainkan tersebar merata hingga ke pelosok daerah.
Melalui pendekatan antarsebaya (peer education), edukasi ideologi diharapkan dapat diterima secara lebih efektif oleh para pelajar.
“Keberadaan pelaksana di kabupaten menghubungkan koordinasi dengan anggota di kecamatan, sehingga sosialisasi dapat menjangkau lebih banyak pelajar dan masyarakat,” katanya.
Meskipun dihadapkan pada penyesuaian kondisi keuangan daerah, Kesbangpol Kukar menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi dan mendanai setiap kegiatan operasional sosialisasi DPPI.
Dukungan pembiayaan ini dinilai krusial agar program pembinaan ideologi dan penguatan karakter anak muda Kukar dapat berjalan secara konsisten serta berkelanjutan.
“Kalau mereka ada kegiatan, saya usahakan untuk fasilitasi. Pembiayaan tetap kami lanjutkan seperti sebelum-sebelumnya agar peran mereka terus berjalan aktif,” pungkasnya.(Adv/Diskominfo Kukar)







