
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Akhmad Taufik Hidayat, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2026 di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Senin (21/9/2026).
Dalam arahannya, Akhmad Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah warga negara asing (WNA) di Kutai Kartanegara tidak terlepas dari pesatnya pertumbuhan investasi, sektor pariwisata, serta keberadaan proyek strategis nasional di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berbatasan langsung dengan Kukar.
“Oleh karena itu, pengawasan terhadap orang asing menjadi sangat penting. Bukan untuk mempersulit, tetapi untuk memastikan semua warga negara asing yang berada di Kukar memiliki dokumen yang sah, aktivitas yang jelas, dan memberikan manfaat bagi daerah serta tidak menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban,” ujar Taufik.
Ia menekankan bahwa keberadaan Tim PORA memegang fungsi vital sebagai instrumen lintas instansi dalam mengoptimalkan pertukaran data dan informasi di lapangan.
“Tim PORA memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi dan pertukaran informasi antar instansi terkait dalam melakukan pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Kukar,” katanya.
Melalui forum koordinasi ini, Pemkab Kukar mendorong seluruh anggota tim untuk menyatukan persepsi serta mempererat kolaborasi pengawasan secara komprehensif.
“Melalui rapat ini dapat terjalin sinergi yang kuat, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam pengawasan orang asing, mulai dari pendataan, pemantauan lapangan, hingga penindakan sesuai peraturan perundang-undangan,” ucapnya.

Menutup pemaparannya, Taufik mengingatkan pentingnya langkah antisipatif dan kewaspadaan kolektif dari seluruh instansi anggota Tim PORA demi menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Jangan sampai ada orang asing yang menyalahgunakan izin tinggal. Kita harus proaktif, deteksi dini dan cegah dini. Kukar harus tetap kondusif, aman, dan ramah investasi,” pungkasnya.
Rapat strategis yang digelar di Ballroom Pesanggrahan Lantai 5 tersebut dihadiri oleh unsur Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, Kodim 0906/Kukar, Polres Kukar, Kejaksaan Negeri Kukar, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta perwakilan instansi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.(Adv/Diskominfo Kukar)






