Beranda Daerah Urai Kemacetan Sungai Meriam, Pasar Anggana Siap Difungsikan Awal Tahun 2027

Urai Kemacetan Sungai Meriam, Pasar Anggana Siap Difungsikan Awal Tahun 2027

38
0
BERBAGI
Camat Anggana, Rokip

Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Masalah kemacetan lalu lintas yang kerap mengular di kawasan Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), bakal segera teratasi. Pemerintah setempat kini menggenjot persiapan pengoperasian Pasar Anggana yang diproyeksikan mulai berfungsi paling lambat Januari 2027 mendatang.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas maraknya aktivitas pedagang yang memakan bahu jalan utama, sehingga memicu penumpukan kendaraan pada jam-jam sibuk.

Camat Anggana, Rokip, menegaskan bahwa penataan pasar baru ini menjadi jawaban atas keluhan pengguna jalan sekaligus upaya memperlancar arus transportasi di wilayah tersebut.

“Warga-warga yang berjualan itu kita akan pindahkan ke pasar supaya memperlancar pertama proses jalan dan pasti kami yakin untuk perekonomian juga nantinya akan bangkit, harapkan seperti itu,” ujar Rokip, Minggu (1/11/2026).

Guna memastikan fasilitas yang telah direhabilitasi tersebut tidak mangkrak dan sekadar menjadi bangunan kosong, pihak kecamatan langsung membentuk tim khusus percepatan pemanfaatan pasar. Tim ini melibatkan unsur pemerintah desa serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

Rokip menyebutkan, pembentukan tim ini penting untuk menindaklanjuti aksi gotong royong pembersihan yang sebelumnya sudah dilakukan agar memiliki dampak konkret bagi masyarakat.

“Langkah ini dilakukan agar pasar yang telah tersedia dapat segera digunakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Burhanuddin, mengingatkan pentingnya aspek kelola dan pendataan pedagang secara transparan sebelum pasar diresmikan.

Karena proyek pembangunan ini menggunakan aset daerah, Disperindag Kukar meminta pihak kecamatan memastikan seluruh lapak terisi oleh pedagang yang tepat.

“Saya harapkan aktivitas ekonomi di sana bisa mulai ditata. Untuk sistem pengelolaan dan penggunaan pasar, silakan dilakukan pendataan kembali, termasuk siapa saja yang akan berjualan di sana,” tutup Burhanuddin

Selain itu, hal-hal teknis seperti skema retribusi pasar dapat dibahas secara fleksibel setelah aktivitas perdagangan berjalan. Prioritas utama Pemkab Kukar saat ini adalah menjamin pasar segera beroperasi untuk mendorong geliat ekonomi warga Anggana.(Adv/Diskominfo Kukar)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here