Beranda Daerah Sinergi Pemkab dan LPTQ Kukar, Sertifikasi Guru Mengaji hingga Wajibkan ASN Bebas...

Sinergi Pemkab dan LPTQ Kukar, Sertifikasi Guru Mengaji hingga Wajibkan ASN Bebas Buta Aksara Al-Qur’an

8
0
BERBAGI
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono

Kutai Kartanegara Kalimantan Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memantapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkup birokrasi dan masyarakat melalui Gerakan Etam Mengaji (Gema). Tidak sekadar kegiatan seremonial, Pemkab Kukar menggandeng Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar untuk memastikan efektivitas pembinaan Al-Qur’an di seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

LPTQ Kukar berperan penting dalam memberikan pelatihan tahsin serta mendorong sertifikasi kompetensi bagi para pengajar dan guru mengaji. Langkah ini diambil untuk menjamin standar kualitas pengajaran di lingkungan instansi maupun masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi pilar utama dalam keberlanjutan program Gema.

“LPTQ membantu melalui pelatihan tahsin dan sertifikasi guru mengaji,” ujar Sunggono saat ditemui di Tenggarong, Selasa (3/11/2026).

Selain penguatan kapasitas tenaga pengajar, Pemkab Kukar merancang program Gema secara inklusif di setiap OPD. Kegiatan rutin seperti mengaji bersama dan khataman Al-Qur’an tidak hanya ditujukan bagi aparatur yang sudah mahir, tetapi juga memfasilitasi pegawai yang masih belajar dari tingkat dasar.

ASN yang masih menggunakan metode pembelajaran Iqra diberi ruang dan pendampingan yang sama agar dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara bertahap.

“Yang masih Iqra juga ikut dalam kegiatan,” ungkapnya.

Sunggono menegaskan bahwa keterlibatan seluruh jajaran pegawai tanpa terkecuali sangat penting untuk membangun iklim kerja yang religius dan saling mendukung di instansi pemerintah.

Lebih lanjut, Pemkab Kukar menekankan bahwa penguasaan dan pemahaman Al-Qur’an merupakan tanggung jawab moral bagi para pemangku kebijakan di daerah. Peningkatan kemampuan keagamaan diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan yang berintegritas.

Sunggono mengimbau seluruh pimpinan OPD hingga staf untuk konsisten menjalankan pembinaan dan kegiatan mengaji di unit kerja masing-masing.

“Kita sebagai pejabat juga wajib bisa mengaji,” pungkasnya.

Pemkab Kukar optimistis pembiasaan positif melalui Gerakan Etam Mengaji ini dapat berdampak luas, tidak hanya di lingkungan birokrasi, tetapi juga memberikan pengaruh positif dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat di Kabupaten Kukar.(Adv/Diskomunfo Kukar)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here