Beranda Daerah DLHK Kukar Dorong Budidaya Maggot, Solusi Cepat Atasi Sampah Organik Sekaligus Pakan...

DLHK Kukar Dorong Budidaya Maggot, Solusi Cepat Atasi Sampah Organik Sekaligus Pakan Ternak

31
0
BERBAGI
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Tri Joko Kuncoro

Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memasifkan langkah penanganan sampah organik dengan mengoptimalkan budidaya larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau maggot. Selain mampu mereduksi limbah rumah tangga secara cepat, program ini dinilai efektif memberikan nilai tambah bagi sektor peternakan dan ekonomi masyarakat.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Tri Joko Kuncoro, menjelaskan bahwa sisa makanan, sayuran, hingga jeroan ikan dan ayam mentah dapat dimanfaatkan secara optimal melalui metode ini tanpa menimbulkan masalah bau.

“Maggot itu adalah salah satu solusi yang sangat cepat, mudah, dan efektif sekali untuk penanganan sampah organik,” ujar Tri Joko saat dihubungi, Selasa (29/9/2026).

Ia mengungkapkan, tingginya tingkat konsumsi larva BSF membuat sampah organik yang dijadikan media pakan dapat habis dalam waktu singkat sebelum sempat membusuk. Masyarakat juga diberikan kemudahan dalam memulai budidaya, sebab bibit dapat diperoleh secara fleksibel mulai dari bentuk telur hingga maggot siap pelihara.

“Integrasi budidaya maggot dengan sektor peternakan seperti pemeliharaan ayam petelur memberikan keuntungan ganda berkat kandungan protein tinggi pada larva yang sangat baik bagi pertumbuhan ternak,” katanya.

Di sisi lain, sisa media pemeliharaan atau kasgot dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, sementara komoditas maggot sendiri memiliki nilai jual sekitar Rp15.000 per kilogram.

Kendati teknik budidayanya tergolong sangat mudah dan fleksibel, DLHK Kukar mengingatkan bahwa kunci keberhasilan utama tetap bertumpu pada konsistensi masyarakat dalam membudayakan kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.

“Tantangan terbesar tetap berada pada konsistensi masyarakat dalam membudayakan kebiasaan memilah sampah organik sejak dari rumah tangga,” pungkasnya.(Adv/Diskominfo Kukar)

Share Now

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here